Minggu, 08 November 2026 | Portal Berita Resmi Pemprov Kalimantan Tengah
Media Sosial:

Peringati Hari Buruh, Mahasiswa dan Buruh Gelar Aksi Damai

Kontribusi dari Martiana Winarsih, 02 Mei 2018 09:45, Dibaca 1,422 kali.


MMCKalteng - Cabut PP 78 tahun 2015 tentang pengupahan, bayar upah buruh sesuai UMP, berikan jaminan keselamatan dan kesehatan terhadap buruh kebun. Berikan kebebasan berserikat, hentikan berbagai bentuk provokasi, intimidasi, penghinaan dan pelecehan dalam perjuangan kaum buruh.

Kemudian, berikan hak menyampaikan pendapat dimuka umum dalam bentuk demonstrasi bagi buruh, itu adalah bagian dari enam poin utama tuntutan dan sikap sekitar 30 orang buruh dan mahasiswa tergabung dalam Front Perjuangan Rakyat (FPR) Palangka Raya menggelar aksi buruh pada peringatan May Day 2018 di Bundaran Besar, Selasa (1/5/2018).

(Baca Juga : Dukung Kerjasama Tiga Pemerintah Daerah)

Dengan pengawalan ketat ratusan petugas kepolisian, dalam aksi damai itu juga menegaskan agar perkuat persatuan kelas buruh dan kaum tani serta rakyat tertindas di Indonesia. Koordinator lapangan, Adi Cahyono mengatakan di Kalimantan Tengah saat ini, persoalan monopoli tanah dan perampasan tanah oleh perkebunan kelapa sawit, tidak bisa dipungkiri menambah penderitaan masyarakat.

" Masyarakat harus kehilangan tanahnya dan beralih menjadi buruh sawit. Belum lagi dihadapan dengan upah rendah, jam kerja panjang dan penggunaan sistem borongan yang tidak jelas," tandasnya. Tidak hanya itu saja kata dia, pelanggaran hak normatif, seperti tidak adanya jaminan keselamatan yang dibuktikan dengan masih tingginya angka kecelakaan kerja dan buruknya pelayanan kesehatan yang diberikan adalah bagian pelanggaran buruh yang selalu ada terjadi.

Belum lagi berbagai kebijakan telah membatasi dan memberangus hak demokratis, sehingga melemahkan gerakan rakyat yang ujungnya di pastikan mendapat intimidasi, teror, penangkapan hingga pemenjaraan. " Terlebih adanya keberadaan aparat militer diperusahaan, yang dengan dalih menjaga stabilitas keaman, padahal tidak demikian," kritik Adi dalam orasinya. (Martiana Winarsih).

 

 

 

 

 

Martiana Winarsih

Martiana Winarsih

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
KABUPATEN/KOTA
Lima Fraksi Sampaikan Tanggapan atas Pidato Bupati
KABUPATEN/KOTA
Dinas Kesehatan Gelar Vaksinasi Booster
KABUPATEN/KOTA
Polres Pulang Pisau Musnahkan 375 Botol Miras Hasil K2YD
KABUPATEN/KOTA
Pembangunan Irigasi Harus Perhatikan Sistem Dan Teknik
KABUPATEN/KOTA
1.060 Anak Sekolah Hari Minggu Ikuti Pekan Paskah
Berita Terbaru
STATISTIK PENGUNJUNG
Hari Ini 569
Minggu Ini 4.998
Bulan Ini 4.694.697
Total Kunjungan 285.274.441