Sabtu, 07 November 2026 | Portal Berita Resmi Pemprov Kalimantan Tengah
Media Sosial:

Peringatan Hari Bidan Nasional yang ke-67

Kontribusi dari Rikah Mustika, 24 Juni 2018 08:40, Dibaca 564 kali.


Bidan adalah seorang “pahlawan” yang ikut berperan dalam perjuangan para ibu untuk melahirkan si buah hati. Menurut Ikatan Bidan Indonesia (IBI), bidan merupakan seorang wanita yang lulus pendidikan kebidanan yang diakui oleh pemerintah dan organisasi profesi di wilayah NKRI, serta memiliki kompetensi dan kualifikasi untuk register, tersertifikasi dan secara sah mendapat lisensi untuk membuka praktek kebidanan. Namun dalam keadaan tertentu, apabila tidak ada tenaga kesehatan yang memiliki kewenangan untuk melakukan tindakan pelayanan kesehatan dan tidak memungkinkan untuk dirujuk, maka seorang bidan dapat memberikan pelayanan kedokteran/kefarmasian diluar kewenangannya dalam batas tertentu.

Terbentuknya Hari Bidan Nasional berawal dari Konferensi Bidan Pertama di Jakarta pada tanggal 24 Juni 1951 atas prakarsa para bidan senior yang berdomisili di Jakarta. Dalam konferensi tersebut telah dirumuskan tujuan IBI yaitu menggalang persatuan dan persaudaraan antar sesama bidan, membina pengetahuan dan keterampilan anggota profesi kebidanan, membantu pemerintah dalam pembangunan nasional, serta meningkatkan martabat dan kedudukan bidan dalam masyarakat. Tokoh yang turut andil dalam konferensi tersebut yaitu Selo Soemardjan, Fatimah, Sri Mulyani, Salikun, Sukaesih, Ipah, dan  S. Margua. Mereka memproklamirkan IBI sebagai satu-satunya organisasi resmi bidan di seluruh Indonesia.

(Baca Juga : Pemkab Barut Pastikan Pembangunan Infrastruktur Strategis Berjalan Tepat Mutu)

Anggota IBI terdiri dari wanita yang telah diterima menjadi anggota Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) pada tahun 1951 dan hingga kini IBI tetap aktif mendukung program-program KOWANI serta organisasi wanita lainnya untuk meningkatkan derajat kaum wanita Indonesia. Dalam UU RI Nomor 8 tahun 1985, IBI termasuk dalam salah satu daftar Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) yang ada di Indonesia.

Di tahun 2018 ini merupakan peringatan Hari Bidan Nasional yang ke-67. Hingga kini Kementerian Kesehatan terus bersinergi bersama IBI khususnya bidan desa untuk memperkecil angka kematian saat melahirkan. Sudah saatnya kita menghargai pengabdian seluruh bidan yang ada Indonesia karena jasanya yang sudah membantu proses melahirkan anak ke dunia. Semoga mereka bisa semakin profesional dan kompeten dalam menjalankan tugasnya sebagai “pahlawan” bagi para ibu-ibu di Indonesia. (Rikah / Foto : net)

Rikah Mustika

Rikah Mustika

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Artikel
PAUD Masa Depan
Artikel
Basis Inovasi
Artikel
Olahraga sebagai Proses Pembelajaran
Artikel
Waspada Berbagai Ancaman Siber di Era Digital!
Artikel
Kontingen O2SN SMA/SMK Kalimantan Tengah Tahun 2024 Resmi Dilepas
Berita Terbaru
STATISTIK PENGUNJUNG
Hari Ini 943
Minggu Ini 1.377
Bulan Ini 5.359.496
Total Kunjungan 285.270.820