Sabtu, 07 November 2026 | Portal Berita Resmi Pemprov Kalimantan Tengah
Media Sosial:

Tiada Tempat bagi Radikalisme di Kalteng

Kontribusi dari Sekretariat DPRD Provinsi Kalteng, 01 Oktober 2018 07:36, Dibaca 957 kali.


MMCKalteng - Kalangan DPRD Provinsi tidak henti-hentinya mengimbau masyarakat Kalteng untuk terus bersatu serta berpegang teguh terhadap filosofi huma betang. Diharapkan, seluruh unsur bersatu menangkal radikalisme.

“Di Kalteng tidak ada tempat bagi pengaruh radikalisme, karena saya percaya masyarakatnya menjunjung tinggi persatuan di dalam perbedaan,” kata legislator dari Fraksi PDI-P Dr P Lantas Sinaga, saat perayaan Hari Jadi ke-23 Gereja Barigas Palangka Raya, Sabtu (29/9).

(Baca Juga : Usai Rapur Kedua, DPRD Bacakan Pidato Pengantar BAPEMPERDA 2 Rancangan Perda Kalteng)

Menyangkut itu Lantas juga mengapresiasi jajaran Dewan Adat Dayak (DAD) serta Formad, yang merupakan bagian dari instrumen kesatuan di wilayah itu. Pasalnya jajaran itu telah berupaya serta mendukung pencegahan hal-hal yang berpotensi mengarah pada radikalisme.

Salah satunya seperti penolakan, adanya pendirian komunitas serta supermarket yang berpotensi menimbulkan perpecahan. Hal-hal semacam itu tidak boleh berdiri di wilayah ini mengingat tingginya kemajemukan masyarakat serta toleransi antarsesama.

“Kita di Kalteng sudah hidup damai dalam harmonisasi yang baik selama puluhan tahun. Jangan sampai kondisi ini dirusak oleh segelintir oknum yang ingin adanya radikalisme di wilayah kita,” ucap Wakil Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kalteng itu.

Lantas juga mengharapkan agar para pemuka agama, tokoh masyarakat, adat, pemuda serta lainnya bisa memberikan bimbingan dan pencerahan. Tentunya kepada umat serta jajarannya, agar tetap tenang dan saling menjaga kedamaian.

Lalu terkait adanya kejadian intoleransi yang ada di Yogyakarta, masyarakat jangan ikut terprovokasi. Dirinya juga menyarankan agar jajaran kepolisian dalam mengantisipasi kejadian semacam itu bisa lebih memperketat pengawasan dan deteksi dini. Jangan sampai hal itu terjadi di Kalteng. Memang selama ini pihaknya menilai kinerja kepolisian, sudah cukup baik.

“Kita bisa lihat aparat keamanan ikut berpartisipasi dalam pengamanan baik di gereja ataupun masjid serta rumah ibadah lainnya, agar umat yang beribadah nyaman,aman dan tenteram,” ujar anggota Komisi A tersebut.

Disebutkannya, Kalteng merupakan salah satu provinsi, yang memiliki filosofi Huma Betang. Perwujudannya digambarkan, sebagai pemersatu terkait kebhinekaan. Artinya kendati masyarakat Kalteng memiliki beragam agama dan suku, namun toleransi antarsesama yang dibangun sangat tinggi. Hal itu terbukti dengan adanya kebersamaan antarunsur menyangkut hal reliji dan kegiatan kebudayaan. 

Pemerintahnya pun cukup aktif dalam berkoordinasi, menyangkut pembinaan umat beragama di provinsi tersebut. “Jaga prinsip Bhineka Tunggal Ika di provinsi kita, jangan sampai ada hal-hal yang merusak tatanan yang sudah dijaga bertahun-tahun tersebut,” ucap wakil rakyat Dapil I yang meliputi Palangka Raya, Katingan, dan Gumas tersebut mengakhiri.

Sekretariat DPRD Provinsi Kalteng

Sekretariat DPRD Provinsi Kalteng

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
DPRD
Dewan Ajak Warga Kalteng Fokus Jaga Daerah
DPRD
Pasokan Listrik Kalteng Surplus
DPRD
Dewan Imbau PBS Sejahterakan Karyawan
DPRD
Mahasiswa IAIN Desak Presiden Keluarkan Perpu
DPRD
Freddy : 2021 Gencarkan Penanganan Pandemi Covid-19
DPRD
DPRD Pulpis Konsultasi Penanganan Covid-19
DPRD
Komisi B: Usulan Bantuan Ternak Bakal Direalisasikan
DPRD
UPR dan DPRD Kalteng Komitmen Tingkatkan Pendidikan di Pelosok
DPRD
Ratusan Mahasiswa Tolak RUU Pertanahan
Berita Terbaru
STATISTIK PENGUNJUNG
Hari Ini 526
Minggu Ini 960
Bulan Ini 5.359.079
Total Kunjungan 285.270.403