Minggu, 08 November 2026 | Portal Berita Resmi Pemprov Kalimantan Tengah
Media Sosial:

Gubernur Kalteng Dampingi Wapres RI Lakukan Peninjauan Vaksinasi Massal di Muara Teweh

Kontribusi dari Rikah Mustika, 30 Maret 2021 16:59, Dibaca 985 kali.


MMCKalteng – Barito Utara – Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI) Ma ruf Amin melakukan peninjauan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Stadion Tiara Batara, Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Selasa (30/3/2021). Peninjauan tersebut merupakan salah satu agenda kunjungan kerja Wapres ke Kalimantan Tengah (Kateng) untuk meninjau langsung vaksinasi massal di Kalteng. Turut hadir mendampingi Wapres, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono, Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran, dan Bupati Barito Utara H. Nadalsyah.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Tengah (Prov. Kalteng) dr. Suyuti Samsul yang juga hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa vaksinasi yang dilaksanakan di Muara Teweh Kabupaten Barito Utara hari ini hanya berlangsung 1 hari dengan target 400 orang, yang terdiri dari pelayan publik, anggota TNI, anggota Polri, FKUD, MUI, semua ormas termasuk pedagang.

(Baca Juga : Wagub Kalteng Hadiri Acara Penyerahan Sertipikat dan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Pada Kantor Pertanahan Kabupaten Lamandau)

“Pemerintah menjamin sampai akhir bulan 6, semua pelayan publik termasuk pedagang, aktivis organisasi wartawan, semuanya akan divaksin sesuai dengan kedatangan vaksin,” ucapnya.

Suyuti juga mengatakan, Gubernur Kalteng sudah berkomitmen membantu pembangunan rumah sakit di Muara Teweh, yang diharapkan bisa memiliki alat PCR secara mandiri.

“Dalam kegiatan hari ini, kita dibantu mobile PCR dari Kemenkes,” imbuhnya.

Terkait Vaksin Astrazeneca, Suyuti menjelaskan bahwa di vaksin tersebut sudah ada di Kalteng dan hanya diberikan kepada anggota Polri. Vaksin Astrazeneca yang tersedia di Kalteng sebanyak 150 vial atau sekitar 1.500 dosis.

“Mudah-mudahan dengan adanya Vaksin Astrazeneca ini, punya Polri sudah beres. Satu hal yang harus diingat, yang tidak boleh itu dosis 1 Astrazeneca, dosis 2 Sinovac, begitu juga sebaliknya,” tutup Suyuti. (Rkh / Foto: Asep)

Rikah Mustika

Rikah Mustika

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
KALTENG MAKIN BERKAH
Wagub Kalteng : Vaksinasi Harus Merata
KALTENG MAKIN BERKAH
Gubernur Kalteng Sambangi Mentaya Seberang dalam Kendalikan Laju Inflasi
KALTENG MAKIN BERKAH
Tersangka sarangkan 17 peluru ke Tubuh Orangutan
Berita Terbaru
STATISTIK PENGUNJUNG
Hari Ini 1.422
Minggu Ini 5.851
Bulan Ini 4.695.550
Total Kunjungan 285.275.294