Sabtu, 07 November 2026 | Portal Berita Resmi Pemprov Kalimantan Tengah
Media Sosial:

Inflasi Kalteng Capai 4,85 Persen (y-o-y), Turun 0,77 Persen (y-o-y) Dibanding Bulan Lalu

Kontribusi dari Rikah Mustika, 03 Mei 2023 09:57, Dibaca 251 kali.


MMCKalteng – Palangka Raya – Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Yuas Elko hadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2023 bersama Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian secara virtual dari Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur Kalteng, Rabu (3/5/2023).

Pada kesempatan ini Tito mengatakan bahwa inflasi di Indonesia berada di urutan 145 dari 186 negara inflasi terendah yakni 4,33 persen (y-o-y). “Sedangkan di tingkat negara G20, kita berada di urutan 8 dari 24 negara inflasi terendah, dan di tingkat ASEAN, Indonesia berada di urutan 6 dari 11 negara inflasi terendah,” ucapnya.

(Baca Juga : Sebanyak 8.986 KK di Kab. Pulang Pisau Menerima Bansos Dari APBD Pemprov. Kalteng)


Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI Margo Yuwono menyampaikan inflasi Ramadan dan Lebaran tahun 2023 lebih rendah dibanding inflasi Ramadan dan Lebaran tahun 2022 lalu. “Hal ini menunjukkan kesiapan Pemerintah dalam mengantisipasi periode Ramadan dan Lebaran tahun 2023,” katanya.

Lebih lanjut Margo menambahkan inflasi pangan dapat ditekan yang ditopang aktivitas panen raya dan komoditas holtikultura bulan Maret-April. “Sebagian besar kabupaten/kota non-Indeks Harga Konsumen (non-IHK) pada April 2023, khususnya di Pulau Jawa dan Pulau Sumatera. Penyumbang utama kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) di sebagian kabupaten/kota adalah beras, telur ayam ras, daging ayam ras, dan minyak goreng, sementara penyumbang utama penurunan IPH adalah cabai merah, cabai rawit, dan bawang merah,” pungkasnya.


Sebagai informasi, Provinsi Kalteng di bulan April berada di urutan 11 tertinggi inflasi nasional yakni 4,85 persen (y-o-y). Inflasi tersebut turun 0,77 persen (y-o-y) dibanding bulan Maret lalu yaitu 5,62 persen (y-o-y).

Ketika dibincangi usai Rakor, Yuas Elko mengungkapkan inflasi Provinsi Kalteng yang berada di urutan 11 ini adalah berkat sinergisitas antara Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) provinsi dan kabupaten/kota serta Satgas Pangan yang sudah melakukan upaya maksimal. "Kita berada di tengah-tengah, tidak masuk dalam 10 provinsi tertinggi maupun 10 provinsi terendah, itu artinya kita masih aman," kata Yuas. 

Turut hadir bersama Staf Ahli Gubernur Yuas Elko, Unsur Forkopimda Prov. Kalteng, Kepala Instansi Vertikal dan Kepala Perangkat Daerah Prov. Kalteng terkait. (Rkh/Foto:Rizal&Agung)

Rikah Mustika

Rikah Mustika

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
Berita Terbaru
STATISTIK PENGUNJUNG
Hari Ini 491
Minggu Ini 925
Bulan Ini 5.359.044
Total Kunjungan 285.270.368