Sabtu, 07 November 2026 | Portal Berita Resmi Pemprov Kalimantan Tengah
Media Sosial:

Sekda Seruyan Ingatkan Ancaman Malaria dan DBD, Ajak Lintas Sektor Perkuat Sinergi

Kontribusi dari Diskominfo Kabupaten Seruyan, 01 Oktober 2025 15:08, Dibaca 2,206 kali.


MMCKalteng – Kuala Pembuang – Upaya pencegahan dan pengendalian penyakit menular terus menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Seruyan. Hal ini ditegaskan oleh Plh. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Seruyan, Bahrun Abbas, saat membuka secara resmi Pertemuan Koordinasi Lintas Program dan Lintas Sektor Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) yang berlangsung di GHouse Kuala Pembuang, Rabu (1/10/2025).

Dalam arahannya, Abbas mengungkapkan bahwa meskipun angka kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Seruyan menunjukkan tren penurunan signifikan, kewaspadaan tetap harus ditingkatkan.

(Baca Juga : Pemkab Kobar Dukung Peningkatan Sinergitas Bersama TNI dan Polri Atasi Permasalahan Sosial Akibat Covid-19)

Data Dinas Kesehatan mencatat, jumlah penderita DBD pada tahun 2025 hanya 53 kasus, jauh menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 366 kasus. Namun di sisi lain, kasus malaria impor justru menunjukkan tren peningkatan. Hingga tahun ini, ditemukan 5 kasus malaria impor yang tersebar di sejumlah puskesmas.

“Dari tahun ke tahun kasus malaria impor cenderung meningkat. Kondisi ini harus menjadi perhatian kita bersama. Tidak mungkin hanya sektor kesehatan yang bekerja sendiri. Dibutuhkan peran dan dukungan lintas sektor agar angka kesakitan dan kematian akibat malaria maupun DBD dapat terus ditekan,” tegas Abbas.

Selain fokus pada penyakit menular, ia juga menyoroti ancaman penyakit tidak menular yang kini semakin tinggi. Menurutnya, penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung memberikan dampak besar bukan hanya pada kesehatan individu, tetapi juga mempengaruhi kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.


“Penanganan penyakit tidak menular sama pentingnya dengan penyakit menular. Jika tidak dikelola dengan baik, maka dampaknya akan sangat luas bagi pembangunan daerah,” ujarnya.

Untuk itu, Abbas mengajak para kepala puskesmas dan camat agar berkomitmen penuh dalam melaksanakan program pencegahan dan pengendalian penyakit di wilayah masing-masing. Ia menekankan pentingnya meningkatkan mutu, transparansi, akuntabilitas, serta efektivitas program kesehatan.

“Saya berharap semua pihak dapat bersinergi. Kerja sama yang baik akan membantu kita mencapai target nasional maupun global dalam penanggulangan penyakit menular dan tidak menular,” tambahnya.

Pertemuan koordinasi ini diharapkan mampu memperkuat pemahaman bersama antar pemangku kepentingan mengenai pentingnya kolaborasi lintas program dan lintas sektor. Selain itu, forum ini juga menjadi momentum untuk mempertegas komitmen bersama dalam menjaga kesehatan masyarakat Seruyan agar lebih baik, berdaya tahan, dan tangguh menghadapi tantangan penyakit di masa mendatang. (MMCSeruyan/IH)/Edt:UL

Diskominfo Kabupaten Seruyan

Diskominfo Kabupaten Seruyan

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
KABUPATEN/KOTA
SatPol PP dan Damkar Kapuas Cek Sistem Keamanan Kebakaran
KABUPATEN/KOTA
Pemkot Komitmen Tingkatkan Pelayanan Publik
KABUPATEN/KOTA
Penari Tertua Diantara Tim Tari Hyang Dadas
KABUPATEN/KOTA
Palangka Raya Juara Umum FSQ ke - VII Tingkat Provinsi
KABUPATEN/KOTA
Tekan Angka Pengangguran, Disnaker Perbanyak Latihan Kerja
KABUPATEN/KOTA
Safari Ramadhan Bersama Warga Desa Kambang
KABUPATEN/KOTA
Wabup Lepas Peserta IBAB Ikuti Hari Sumpah Pemuda Ke 91
KABUPATEN/KOTA
PDAM Lakukan Penyesuaian Tarif
KABUPATEN/KOTA
Polres Pulang Pisau Tingkatkan Patroli Jelang Ramadhan
Berita Terbaru
STATISTIK PENGUNJUNG
Hari Ini 2.526
Minggu Ini 2.960
Bulan Ini 5.361.079
Total Kunjungan 285.272.403