Sabtu, 07 November 2026 | Portal Berita Resmi Pemprov Kalimantan Tengah
Media Sosial:

Obat Berbahaya Harus Ditarik Dari Pasaran

Kontribusi dari Martiana Winarsih, 09 Oktober 2019 22:48, Dibaca 1,838 kali.


MMCKalteng, Palangka Raya – Anggota Komisi C DPRD Palangka Raya, Sigit Widodo mendukung instansi terkait yang segera mengambil langkah cepat untuk menarik produk-produk obat Ranitidin yang dinilai berbahaya.

(Baca Juga : Antusias Warga Dusun Selatan Datangi Pasar Penyeimbang)

Kenapa begitu ucap dia, pasalnya beberapa waktu lalu ramai diberitakan obat Ranitidin yang sejatinya digunakan untuk pengobatan gejala penyakit tukak lambung dan tukak usus, yang biasanya dikonsumsi untuk menurunkan produksi asam lambung, obat tersebut ditenggarai mengandung cemaran N-Nitrosodimethylamine (NDMA).

Informasi soal kandungan NDMA pada Ranitidin ini, awalnya disampaikan hasil kajian US Food and Drug Administration (US FDA) serta European Medicine Agency (EMA).

Disebutkan, NDMA merupakan turunan zat Nitrosamin yang dapat terbentuk secara alami. Menurut studi, ambang batas cemaran NDMA yang diperbolehkan adalah 96 ng/hari (acceptable daily intake), dan bersifat karsinogenik, sehingga dapat memicu kanker jika dikonsumsi melebihi ambang batas dalam jangka waktu yang lama.

“Kita dukung Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), telah mengeluarkan perintah penarikan sejumlah obat yang mengandung Ranitidin dari peredaran. Karena berpontensi memicu penyakit kanker,”tegas Sigit, Selasa (8/9/2019).

Menurut politikus PDI Perjuangan di Kota Cantik ini, upaya penarikan obat tersebut juga sebagai langkah preventif serta memberi rasa aman bagi masyarakat, agar terhindar dari obat yang menjadi produk berbahaya.

Disisi lain dia menilai, agar keberadaan obat yang berbahaya serta menimbulkan efek samping negatif seperti itu sebaiknya tidak ada lagi peredarannya di pasaran.

“Apabila masyarakat yang selama ini memanfaatkan Ranitidin sebagai obat untuk penyakitnya, maka ada baiknya segera berkonsultasi dengan dokter dan apoteker, untuk mencari alternatif obat yang lebih aman,” tutupnya. (MC. Isen Mulang.1)

 

Martiana Winarsih

Martiana Winarsih

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
KABUPATEN/KOTA
Daftar Pemilih Sementara (DPS) Gumas 79.019 Jiwa
KABUPATEN/KOTA
PAUD Merupakan Wadah Pembinaan Tumbuh Kembang Potensi
KABUPATEN/KOTA
RPJMD Jadi Arah dan Acuan Program Musrenbang
Berita Terbaru
STATISTIK PENGUNJUNG
Hari Ini 1.967
Minggu Ini 2.401
Bulan Ini 5.360.520
Total Kunjungan 285.271.844