Sabtu, 07 November 2026 | Portal Berita Resmi Pemprov Kalimantan Tengah
Media Sosial:

Hari Guru Jangan Hanya Seremonial

Kontribusi dari Martiana Winarsih, 26 November 2019 23:22, Dibaca 1,047 kali.


MMCKalteng, Palangka Raya – Hari Guru Nasional (HGN) yang diperingati setiap 25 November diharapkan tidak hanya sebatas seremoni  peringatan semata saja, namun lebih kepada bagaimana para pendidik melakukan stigma perubahan bagi semua peserta didik.

(Baca Juga : Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan Pemko Palangka Raya)

“Momentum hari guru harus mampu dimaknai setiap tenaga pendidik disemua tingkatan. Terutama bagaimana berinovasi memacu kualitas pengetahuan peserta didik,” ungkap Wakil Ketua Komisi C DPRD Palangka Raya M Hasan Busyairi, Senin (25/11/2019).

Menurutnya, banyak harapan akan adanya perubahan mendasar dalam dunia pendidikan saat ini. Terutama bagaimana peran guru menjadi garda terdepan dalam melakukan perubahan tersebut.

“Ya, dengan momentum hari guru ini kami dari Komisi C DPRD Palangka Raya berharap agar para tenaga pendidik untuk  mengutamakan peningkatan pendidikan peserta didik,” katanya.

Memang kata dia, sejauh ini peran para guru, terutama yang ada di Kota Palangka Raya untuk melakukan peningkatan kualitas pendidikan peserta didik, telah diupayakan secara optimal. Terutama dalam meningkatkan kualitas hasil belajar maupun prestasi belajar peserta didik.

“Jujur, para tenaga pendidik kita sejauh ini sudah melakukan upaya itu dengan luar biasa. Kita terimakasih dan apresiasi akan hal itu,” tuturnya.

Terlepas dari itu lanjut politikus Partai Golkar ini, maka masih ada upaya yang harus dilakukan oleh para tenaga pendidik, terutama bagaimana menempatkan ilmu pengetahuan pendidikan yang selaras dengan kamajuan jaman.

“Era saat ini adalah era serba tekhnologi. Nah, disini bagaimana cara guru menempatkan pengetahuan tekhnologi agar dapat dikuasai para peserta didik,” ujarnya.

Bicara ilmu pengetahuan tekhnologi maka lanjut Busyairi, ada banyak cara atau aplikasi yang bisa mendukung guru dalam menempatkan dan menerapkan pengetahuan tekhnologi kepada peserta didik.

“Paling tidak anak didik kita jangan sampai gagap tekhnologi (gaptek). Minimal bisa menjalankan melek tekhnologi,” tukasnya.

Pentingnya tekhnologi saat ini imbuh Busyairi, bukanlah tanpa alasan. Terlebih dalam  pelaksaan ujian akhir sekolah, maka peserta didik diarahkan untuk terampil menggunakan komputer.

“Memang saat ujian nasional berbasis komputer (UNBK), tidak semua sekolah mampu menerapkan UNBK karena terbentur sarana  penunjang. Namun setidaknya peserta didik harus dibekali dengan penguatan pengetahuan tekhnologi,” bebernya.

Guna mencapai hal tersebut tambah Busyairi, maka lagi-lagi guru atau pendidiklah yang menjadi orang yang mampu melakukan perubahan.”Kami selaku anggota DPRD Palangka Raya akan terus berupaya mendukung kemajuan pendidikan. Selamat buat para guru,” tutupnya. (MC. Isen Mulang)



 

Martiana Winarsih

Martiana Winarsih

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
KABUPATEN/KOTA
Pemkab Gumas Bersinergi dengan BKKBN Kalteng dalam Percepatan Penurunan Stunting
KABUPATEN/KOTA
Pj. Bupati Barito Selatan Buka Festival Dahani Dahanai Tuntung Tulus Tahun 2022
KABUPATEN/KOTA
Bayar Gaji ke-13, Pemko Siapkan Rp. 20 Milyar Lebih
KABUPATEN/KOTA
Bupati Barito Utara Tekankan Evaluasi Kinerja dan Percepatan Program Pembangunan 2026
KABUPATEN/KOTA
Bupati Gunung Mas Hadiri Pelantikan Sekertariat PPK se-Kabupaten Gunung Mas
KABUPATEN/KOTA
Ombudsman Adakan Dialog Interaktif Tentang Pelayanan Publik
KABUPATEN/KOTA
TMMD Ke-106 Dilaksanakan Di Desa Mukut Dan Muara Bakah
KABUPATEN/KOTA
Pengurus IPI Kapuas Resmi Dilantik
Berita Terbaru
STATISTIK PENGUNJUNG
Hari Ini 1.754
Minggu Ini 2.188
Bulan Ini 5.360.307
Total Kunjungan 285.271.631