Sabtu, 07 November 2026 | Portal Berita Resmi Pemprov Kalimantan Tengah
Media Sosial:

Pengembangan Pertanian di Mentaya Seberang Kurang Mendapat Perhatian

Kontribusi dari Sekretariat DPRD Provinsi Kalteng, 19 April 2018 07:29, Dibaca 1,300 kali.


PALANGKA RAYA-Dalam pelaksanaan reses perorangan, yang dilaksanakan Selasa (17/4), anggota DPRD Kalteng dari daerah pemilihan (Dapil) Kalteng II, meliputi Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dan Seruyan, Syahruddin Durasid mengunjungi Desa Mentaya Seberang, Kecamatan Seranau, Kotim.

Dalam kunjungan itu, dia diterima oleh pemerintah kecamatan, dihadiri oleh seluruh kepala desa (Kades) di Kecamatan Seranau, serta tokoh adat, agama dan tokoh masyarakat setempat.

(Baca Juga : Pendidikan di Sepang Simin jadi Sorotan Dewan)

Dalam pertemuan saat reses tersebut, banyak usulan serta aspirasi dan keluhan yang disampaikan. “Untuk reses saya mengunjungi Desa Mentaya Seberang, Kecamatan Seranau, banyak aspirasi yang masyarakat sampaikan, yang diharapkan bisa menjadi perhatian pemerintah,” kata Syahruddin, Rabu (17/4).

Anggota Komisi B DPRD Kalteng yang membidangi Ekonomi dan Sumber Daya Alam (SDA) ini mengatakan, kondisi geografis sebagian besar wilayah desa di Kecamatan Seranau ini masih sangat terisolasi, karena belum adanya akses infrastruktur ke wilayah ini.

Untuk menuju ke lokasi ini masih ditempuh menggunakan feri penyeberangan yang hanya untuk menyeberangkan kendaraan bermotor roda dua.

Sementara penduduk yang berdomisili di wilayah ini 80 persen masyarakatnya masih menggantungkan hidup dari bertani. “Namun, belum ada kelompok tani, di mana 35 persen petani karet, 30 persen rotan dan 35 persen petani sayur-sayuran,” kata legislator dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Namun, yang sangat disayangkan, meski di daerah Kecamatan Seranau, khususnya di wilayah Mentaya Seberang ini mempunyai potensi pengembangan pertanian, namun kurang mendapat dukungan dan sentuhan untuk mengembangkannya dari pemerintah.

“Mereka kurang mendapat sentuhan pembinaan dalam mengembangkan usaha pertanianan,” tambah Syahruddin.

Masyarakat setempat, khususnya petani masih sangat kesulitan diberikan bantuan-bantuan alat pertanian karena tidak berhimpun dalam wadah kelompok tani.

“Mereka masih belum ada kelompok tani, sehingga kesulitan memperoleh alat pertanian,” kata mantan anggota DPRD Kota Palangka Raya ini.

Sekretariat DPRD Provinsi Kalteng

Sekretariat DPRD Provinsi Kalteng

Merupakan salah satu kontributor di Multimedia Center Provinsi Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya
DPRD
DPRD Minta Masyarakat Utamakan Prokes
DPRD
PBS Harus Berkontribusi dalam Pembangunan Pendidikan
DPRD
Komisi A Kaji Banding ke Samsat Kepri
DPRD
Kesadaran Masyarakat Kunci Memutus Mata Rantai Covid-19
DPRD
Dewan Dukung Kebijakan Pemerintah Pusat
DPRD
Setwan Gladi Pelantikan DPRD 2019-2024
DPRD
DPRD Apresiasi Keseriusan Pemda Realisasikan PTSP
DPRD
Tim Damkar Kecamatan Minim Peralatan
DPRD
Anjungan Kalteng Di TMII Sebagai Gerbang Etalasenya Kalteng
Berita Terbaru
STATISTIK PENGUNJUNG
Hari Ini 608
Minggu Ini 1.042
Bulan Ini 5.359.161
Total Kunjungan 285.270.485